Dua Tahun Berturut-turut: Dexa Medica Perusahaan Pembina Tenaga Kerja Perempuan Terbaik
Dua Tahun Berturut-turut, Dexa Medica terpilih sebagai Perusahaan Pembina Tenaga Kerja Perempuan Terbaik Provinsi Sumatera Selatan tahun 2008 dan 2007.
Penghargaan Perusahaan Pembina Tenaga Kerja Perempuan Terbaik 2008 diberikan pagi ini, Senin, 22 Desember 2008, di Jakarta Convention Center, oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Erman Suparno disaksikan Presiden RI., Susilo Bambang Yudhoyono, dan Ibu Negara, Ani Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Megara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono, Menteri Kesehatan, Siti Fadillah Supari, Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu lainnya.
Dari Dexa Medica yang hadir pada penyerahan penghargaan tersebut, Karyanto, Corporate Communications Manager, mewakili Managing Director Dexa Medica, Bapak Ferry Soetikno. Penghargaan ini digelar bersamaan Peringatan Hari Ibu ke-80 dan Pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009.
Ada tujuh kategori penghargaan yang diberikan yaitu: 1. Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, 2. Penghargaan Pengelola Program Terpadu Peningkatan Peran Wantia menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Terbaik Tingkat Provinsi, 3. Penghargaan Pengelola Program Bina Keluarga Balita (BKB) Terbaik Tingkat Provinsi, 4. Penghargaan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Terbaik Tingkat Provinsi, 5. Penghargaan Pengelola Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Terbaik Tingkat Provinsi, 6. Penghargaan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSI & B) Terbaik Tingkat Provinsi, dan 7. Penghargaan Perusahaan Pembina Tenaga Kerja Perempuan Terbaik Tingkat Provinsi.
Pemenang Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Wanita Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2008:Pemenang Pertama: PT Dexa Medica, Jl. Bambang Utoyo Palembang dengan nilai 7.323, Pemenang Kedua PT Interbis, Jl HBR Motik KM 7, Palembang dengan nilai 6.808, dan Pemenang Ketiga adalah PT PN VII Unit Usaha Beringin, Kabupaten Muara Enim dengan nilai 6.662. (Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 596/KPTS/IX/2008).
Dalam sambutannya, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Ibu Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono mengatakan bahwa perempuan Indonesia merupakan potensi dan aset pembangunan yang tidak boleh kita sia-siakan. Kaum perempuan juga perlu terus-menerus meningkatkan kualitas pengetahuan, ketrampilan, profesionalisme serta terus mengembangkan diri sehingga dapat mengambil peran yang positif di berbagai bidang pembangunan.
Sedangkan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Ibu Mari Elka Pangestu mengatakan pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan sumber daya manusia yan berkualitas dan kreatif. Kreatifitas sumber daya manusia perlu dibentuk sejak dini, dimulai dari pendidikan di dalam lingkungan keluarga, di mana peran Ibu sangat menentukan dalam mendidik putra-putrinya. Lebih jauh, dalam rangka pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009, keterlibatan kaum Ibu dan perempuan menempati posisi cukup signifikan khususnya di usaha kecil-menengah. Data statistik menyebutkan bahwa 60% dari 85,4 juta tenaga kerja di sektor UKM adalah perempuan.Corporate Communication