Branded Medicine

 

Komposisi :

TRANEXID®injeksi 5%

Tiap ml ampul mengandung :

Asam traneksamat 50 mg

 

TRANEXID® injeksi 10%

Tiap ml ampul mengandung :

Asam traneksamat 100 mg

 

Farmakologi

Asam traneksamat merupakan inhibitor fibrinolitik sintetik bentuk trans dari asam karboksilat sikloheksana aminometil.

Secara in vitro, asam traneksamat 10 kali lebih poten dari asam aminokaproat.

Asam traneksamat merupakan competitive inhibitor dari aktivator plasminogen dan penghambat plasmin.

Plasmin sendiri berperan menghancurkan fibrinogen, fibrin dari faktor pembekuan darah lain, oleh karena itu asam traneksamat dapat digunakan untuk membantu mengatasi perdarahan akibat fibrinolisis yang berlebihan.

 

Indikasi

Fibrinolisis pada menoragia, epistaksis, traumatic hyphaemia, neoplasma tertentu, komplikasi pada persalinan (obstetric complications) dan berbagai prosedur operasi termasuk operasi kandung kemih, prostatektomi atau konisasi serviks.

  • Hemofilia pada pencabutan gigi dan profilaksis pada angioedema herediter.

 

Kontraindikasi

  • Penderita yang hipersensitif terhadap asam traneksamat.

  • Penderita perdarahan subarakhnoid.

  • Penderita dengan riwayat tromboembolik.

  • Tidak diberikan pada pasien dengan pembekuan intravaskular aktif.

  • Penderita buta warna.

 

Dosis

  • Fibrinolisis lokal: angioneuritik edema herediter, dosis yang dianjurkan adalah 500-1000 mg (IV) dengan injeksi lambat (1 ml/menit) 3 x sehari. Untuk pengobatan lebih dari 3 hari dapat dipertimbangkan pemberian oral.

  • Perdarahan abdominal setelah operasi: 1 gram, 3 x sehari (injeksi IV pelan-pelan) pada 3 hari pertama, dilanjutkan pemberian oral 1 gram, 3-4 x sehari (mulai pada hari ke-4 setelah operasi sampai tidak tampak hematuria secara makroskopis).

  • Perdarahan setelah operasi gigi pada penderita hemofilia:

  • Sesaat sebelum operasi: 10 mg/kg BB (IV)

  • Setelah operasi: 25 mg/kg BB (oral) 3-4 x sehari selama 2-8 hari.

(pada penderita yang tidak dapat diberikan terapi oral dapat dilakukan terapi parenteral 10 mg/kgBB/hari dalam dosis bagi 3-4 kali)

  • Khusus penderita gangguan fungsi ginjal:



Kreatinin serum (μmol/l)

Dosis IV

120 - 250 (1,36 - 2,83 mg/dl)

250 - 500 (2,83 - 5,66 mg/dl)

>500 (>5,66 mg/dl)

10 mg/kg 2 x sehari

10 mg/kg 1 x sehari

10 mg/kg setiap 48 jam atau

5 mg/kg setiap 24 jam

 

Efek samping

  • Gangguan pada saluran pencernaan (mual, muntah, diare) gejala ini akan hilang bila dosis dikurangi.

  • Reaksi hipotensi dan pusing dapat terjadi pada pemberian intravena yang cepat. Untuk menghindari hal tersebut, maka pemberian dapat dilakukan dengan kecepatan tidak lebih dari 1 ml/menit.

 

Peringatan dan perhatian

  • Hati-hati jika diberikan pada penderita gangguan fungsi ginjal karena risiko akumulasi.

  • Hati-hati jika diberikan pada penderita hematuria.

  • Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui.

  • Penyuntikan secara intravena harus dilakukan dengan perlahan-lahan (10 ml/1-2 menit).

  • Hati-hati pada setiap kondisi yang merupakan predisposisi trombosis.

  • Hati-hati pemberian pada anak-anak.

 

Interaksi obat

Lanjutan injeksi asam traneksamat sebaiknya tidak ditambahkan pada transfusi atau injeksi yang mengandung penisillin.

 

Kemasan dan nomor registrasi

TRANEXID injeksi 5%, kotak, 2 x 5 ampul @ 5 ml; DKL0305032843A1

TRANEXID injeksi 10%, kotak, 2 x 5 ampul @ 5 ml; DKL0305032843B1

 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

 

SIMPAN DI TEMPAT KERING PADA SUHU ANTARA 25-30oc,

TERLINDUNG DARI CAHAYA.