Oktober, 31 2019

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat berdampak pada menurunnya aktivitas fisik anak-anak. Padahal World Health Organization merekomendasikan agar anak berusia 5-17 tahun beraktivitas fisik minimal 60 menit dalam sehari dan tiga kali dalam seminggu. Demikian topik yang mengemuka dalam acara Press Conference "Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Stimulus Daya Tahan Tubuh Si Kecil Bersama STIMUNO" di STIMUNO Timo Land, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019.

Menurut dokter, pakar parenting, sekaligus pegiat pendidikan dr. Andyda Meliala, ada empat pilar kesehatan yang penting diperhatikan untuk menjaga daya tahan tubuh yakni tidur, inteligensi/sehat pikiran, makan atau asupan yang baik, dan olahraga atau aktivitas fisik.

Untuk aktivitas fisik pada anak-anak usia 5-17 tahun, sebaiknya difokuskan pada tiga hal yakni aerobik, penguatan otot, dan penguatan tulang. Andyda menyontohkan, kegiatan aerobik adalah berlari, melompat-lompat, dan menari. Aktivitas aerobik ini dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Sementara aktivitas untuk kekuatan otot ada pada permainan dengan menggunakan alat bermain, tarik-menarik, dan memanjat pohon. Sedangkan olahraga untuk kekuatan tulang biasanya berasal dari kegiatan tumbukan seperti berlari, lompat tali, olahraga basket, dan tenis.

“Aktivitas fisik tersebut membuat antibodi atau sel darah merah akan bersirkulasi lebih cepat, sehingga dapat mendeteksi penyakit lebih awal. Tidak hanya itu, kenaikan singkat suhu tubuh selama dan sesaat setelah aktivitas ini juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Kenaikan suhu ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik. Selain manfaat tersebut, aktivitas fisik dapat memicu pertumbuhan otak dan pengeluaran endorphin atau yang disebut sebagai hormon kebahagiaan," jelasnya.

Untuk mendorong anak menjalani aktivitas fisik yang optimal agar terjaga kesehatannya, dr. Andyda menyarankan untuk menjadikannya sebagai gaya hidup. “Ajak anak diskusi untuk mengetahui aktivitas apa yang bisa dilakukan sehari-hari. Intinya harus ada dukungan yang kuat terhadap ekosistem untuk aktivitas fisik anak, baik di rumah, di sekolah, dan di mana pun,” ujar dokter lulusan Universitas Gadjah Mada ini.

STIMUNO Timo Land, Dukung Aktivitas Fisik Anak
Sejalan dengan hal tersebut, Marketing Director of Consumer Health Dexa PT Dexa Medica Andrew Sulistya mengatakan, Dexa Group sebagai perusahaan farmasi memiliki peranan penting mendukung ekosistem hidup sehat untuk anak-anak Indonesia melalui aktivitas fisiknya.

"Kami hadir melalui Timo Land School to School. Dalam program ini, tim marketing Dexa Group mengajak anak-anak sekolah dasar yang ada Jakarta, Bandung, dan Surabaya, melakukan kompetisi aktivitas fisik yang dibagi menjadi dua kategori yakni seni dan olahraga. Untuk bulan Oktober ini, kita gelar final kompetisinya di Jakarta dan melibatkan sekitar 120 sekolah dasar di area Jabodetabek,” kata Andrew.

Dua kategori yang dikompetisikan dalam Timo Land School to School ini adalah seni yang meliputi tari tradisional, tari modern, dan vocal group, serta kategori olahraga meliputi free style ball, seni bela diri, dan hula hoop.

“Para pemenang dari kompetisi di masing-masing sekolah yang ada di area Jakarta, Bandung, dan Surabaya berhak mengikuti final di wahana STIMUNO Timo Land. Venue STIMUNO Timo Land merupakan wahana bermain anak-anak yang ada di pusat perbelanjaan. Di wahana ini, anak-anak dapat melakukan aktivitas fisik yang seru dan menyenangkan,” jelas Andrew.

Program STIMUNO Timo Land yang digelar di kota-kota besar Indonesia ini diharapkan dapat mendorong pola hidup sehat anak-anak melalui aktivitas fisiknya. "Aktivitas fisik mendorong daya tahan tubuh anak. Namun untuk mengoptimalkannya diperlukan immunomodulator seperti STIMUNO yang memiliki berbagai keunggulan," ujarnya.

STIMUNO bersertifikat Fitofarmaka yang terbuat dari ekstrak tanaman Phyllanthus niruri atau meniran yang telah terstandarisasi dan telah melalui berbagai uji praklinik dan klinik. Status Fitofarmaka ini membuat STIMUNO menjadi produk yang aman dikonsumsi bagi anak-anak. Sebagai immunomodulator, STIMUNO membantu merangsang tubuh memproduksi lebih banyak antibodi dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh bekerja optimal.

STIMUNO adalah salah satu dari produk obat modern asli Indonesia. Saat ini, pemerintah mendorong percepatan pengembangan obat bahan alam menjadi Fitofarmaka. Dexa Group sebagai perusahaan Farmasi Nasional berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah tersebut melalui penciptaan dan pengembangan obat-obatan berbahan baku dalam negeri melalui produksi Fitofarmaka.

Saat ini, dari 26 Fitofarmaka di Indonesia, Dexa Group telah mengantongi 18 OMAI berstatus Fitofarmaka, termasuk STIMUNO. Melalui obat-obatan Fitofarmaka, diharapkan Indonesia semakin mandiri dalam produksi obat Nasional sehingga dapat menggantikan obat-obatan kimia yang 90 persen bahan bakunya impor. STIMUNO produk Fitofarmaka kebanggaan Indonesia.