Press Release

Februari, 21 2012

18 Mei 2011 - Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi kedua di dunia. Sampai saat ini, diperkirakan lebih dari 38.000 spesies tumbuhan yang hidup di Indonesia. Sebanyak 1.300 di antaranya, sudah diketahui memiliki potensi medis. Jadi, masih sangat banyak potensi  sumber daya hayati lainnya yang belum tergali.

Sebagai perusahaan farmasi nasional, Dexa Medica memiliki komitmen yang tinggi dalam pengembangan obat-obatan- yang berasal dari sumberdaya hayati asli Indonesia. Riset obat-obatan dari bahan alam asli Indonesia yang berbasis teknologi ini menggunakan teknologi tinggi yaitu Biomolecular dengan didukung TCEBS (Tandem Chemistry Expression Bioassay System)

Kali ini- TIM OTC Dexa Medica, kembali meluncurkan produk hasil penelitian DLBS yaitu VITAFEM FREE ME yang diindikasikan untuk Premenstrual Syndrome (PMS). Premenstrual syndrome dikarakterisasi dengan munculnya gejala emosi dan fisik selama fase sebelum terjadinya menstruasi. Diperkirakan, PMS ini mempengaruhi sekitar 85% dari wanita pada masa subur.

Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), Raymond Tjandrawinata, PhD. menjelaskan VITAFEM FREE ME dapat menjadi solusi untuk para wanita yang mengalami gangguan nyeri haid. VITAFEM FREE ME kapsul mengandung fraksi bioaktif DLBS1442 yang berasal dari Phaleria macrocarpa (mahkota dewa) setelah melalui proses riset dengan teknologi Biomolecular yang didukung TCEBS.

DLBS1442 bekerja dengan cara mengurangi inflamasi (COX-2 selective down-regulator), serta mengurangi jumlah reseptor estrogen, sehingga dapat menurunkan rasa nyeri yang muncul dan meringankan gejala lainnya. “Hal ini terbukti dalam uji klinis, dimana DLBS1442  menunjukkan hasil yang luar biasa dengan mengurangi sakit di perut secara signifikan,” jelas Raymond Tjandrawinata, PhD.

Selain itu, lanjut dia, VITAFEM FREE ME mengurangi berbagai gejala PMS lainnya, seperti sakit punggung, nyeri payudara, sakit kepala, lemas, mual, nafsu makan, kurang konsentrasi, tegang, emosi, dan perubahan mood.  VITAFEM FREE ME, sangat menjanjikan untuk membantu para wanita Indonesia agar dapat tetap produktif sebelum dan selama masa menstruasi. VITAFEM FREE ME sudah melalui uji toksisitas pada hewan dan uji klinis pada manusia, sehingga keamanan dan khasiatnya terjamin.

“VITAFEM FREE ME disebut herbal modern karena terbuat dari herbal yaitu Phaleria Macrocarpa, dan dalam proses risetnya menggunakan teknologi tinggi Biomolecular, sehingga menghasilkan bioactive fraction DLBS1442,” kata Utari Widowati,Head of Bussiness OTC PT Dexa Medica.

VITAFEM FREE ME sebaiknya digunakan beberapa hari sebelum menstruasi dan dilanjutkan selama menstruasi, sehingga dapat memberikan efektifitas tertinggi. Penggunaan produk ini cukup 1x sehari  hingga 3x sehari disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing wanita.

Selain VITAFEM FREE ME, Tim OTC Dexa Medica sudah memasarkan produk-produk unggulan yaitu: Vitafem Multivitamin, Stimuno Syrup, Stimuno Forte, Toxilite dan Lytacur. Pada bulan Mei 2011, produk  VITAFEM FREE ME mulai dipasarkan sebagai Produk Herbal Modern. Sedangkan pada awal tahun 2011 ini, ada produk hasil riset DLBS yang sudah dipasarkan di Indonesia yaitu: DISOLF dan INLACIN. DISOLF diindikasikan untuk memperlancar sirkulasi darah dan INLACIN untuk diabetes.

Interaksi ini juga bisa dilakukan via twitter @Vitafem, Fans Page di Facebook “Vitafem” (Link: http://www.facebook.com/?ref=home#!/pages/Vitafem/114355145314854 ) dan website www.vitafemsahabatwanita.com.

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi: Karyanto (HP: 0811174496, PIN BB: 22504478)