Branded Medicine

 

Larutan konsentrat infus

Komposisi:
Tiap ml larutan konsentrat infus mengandung:
L-ornithine L-aspartate 500 mg

Farmakologi:
Farmakodinamika
Kelompok farmakoterapeutik; terapi hati.
Kode ATC: A05BA.
L-ornithine L-aspartate secara in vivo bekerja pada dua jalur detoksifikasi amonia, yaitu sintesis urea dan sintesis glutamine melalui asam amino ornithine dan aspartate. Sintesis urea berlangsung pada periportal hepatocytes dimana ornithine berperan sebagai aktivator dari dua enzim (enzim ornithine carbamoyl transferase dan enzim carbamoyl phosphatase synthetase) dan sebagai substrat untuk sintesis urea.
Sintesis glutamine terlokalisasi di perivenous hepatocytes. Khusus pada kondisi patologis, aspartate dan dicarboxylates lainnya termasuk produk metabolik dan ornithine dibawa ke dalam sel yang akan digunakan dalam pembentukan glutamine untuk mengikat amonia. Glutamate secara fisiologis dan patofisiologis digunakan sebagai asam amino yang mengikat amonia. Asam amino glutamine tidak hanya menghasilkan bentuk nontoksik untuk ekskresi amonia tapi juga mengaktivasi siklus urea yang penting (perubahan interselular dari glutamine). Dalam kondisi fisiologis, ornithine dan aspartete tidak hanya terbatas untuk sintesis urea.
Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa peningkatan sintesis glutamine merupakan mekanisme dari efek penurunan amonia. Beberapa studi klinis menunjukkan perbaikan dalam rasio rantai cabang menjadi asam amino aromatik.

Indikasi:
- Pengobatan hyperammonemia yang berhubungan dengan penyakit hati akut dan kronis, seperti sirosis hati, perlemakan hati dan hepatitis.
- Pengobatan precoma dari hepatic encephalopathy

Kontraindikasi:
- Hypersensitivitas terhadap L-ornithine L-aspartate.
- Kerusakan fungsi ginjal berat (insufiensi ginjal). Nilai kreatinin serum lebih dari 3 mg/ 100 ml dapat dijadikan sebagai nilai acuan.

Dosis dan cara pemberian:
- Pasien dapat diberikan hingga 4 ampul per hari kecuali diindikasikan lain.
- Pasien dengan kehilangan kesadaran tahap awal (precoma) atau kehilangan kesadaran (coma) dapat diberikan hingga 8 ampul dalam 24 jam, tergantung pada tingkat keparahan kondisinya.
- Sebelum digunakan isi ampul dimasukkan dalam larutan unfus dan kemudian diinfuskan.
- Infus L-ornithine L-aspartate dapat dicampur dengan larutan infus biasa. Sampai saat ini tidak ditemukan adanya keanehan dalam daya campur L-ornithine L-aspartate. Sebelum digunakan, isi dari ampul harus dicampurkan segera ke dalam laurtan infus. Untuk tolerabilitas vena, tidak boleh lebih dari 6 ampul yang dilarutkan dalam 500 ml infus.
- Kecepatan maksimum infus L-ornithine L-aspartate adalah 5g (sesuai dengan isi dari 1 ampul) per jam. Infus L-ornithine L-aspartate tidak boleh diberikan ke dalam arteri.
- Pengalaman penggunaan pada anak-anak terbatas.

Stabilitas penggunaan:
- 0,9% sodium chloride, 5% dextrose dan RInger's lactate adalah larutan pembawa yang kompatibel dengan L-ornithine L-aspartate 500 mg/ml. - Campuran larutan akan stabil hingga 24 jam.

Peringatan dan perhatian:
Pada dosis tinggi infus L-ornithine L-aspartate, kadar urea dalam serum dan urine harus dipantau. Apabila fungsi hati mengalami kerusakan, maka kecepatan infus harus disesuaikan pada tiap pasien untuk mencegah efek mual dan muntah. Tidak tersedia data penggunaan obat pada anak-anak.

Ibu hamil dan menyusui
Tidak ada data klinis yang tersedia untuk penggunaan infus L-ornithine L-aspartate pada ibu hamil. Toksisitas reproduksi L-ornithine L-aspartatedalam batas tertentu telah ditelliti pada studi hewan percobaan. Oleh karena itu, penggunaan infus L-ornithine L-aspartate pada ibu hamil harus dihindari. Jika penggunaan L-ornithine L-aspartate tetap dianggap penting, maka harus dipertimbangkan manfaat dan risikonya secara hati-hati. Tidak diketahui apakah L-ornithine L-aspartate disekresikan melalui air susu ibu. Oleh karena itu, penggunaan L-ornithine L-aspartate pada ibu menyusui harus dihindari. Jika penggunaan L-ornithine L-aspartate tetap dianggap penting, maka harus dipertimbangkan manfaat dan risikonya secara hati-hati.

Kemampuan dalam mengendarai dan menjalankan mesin
Tergantung pada penyakit yang mendasarinya, kemampuan mengendarai dan menjalankan mesin mungkin akan terganggu dengan pengobatan menggunakan L-ornithine L-aspartate.

Efek samping:
Mual, muntah, sensai panas dan palpitasi. Secara umum, gejala ini bersifat sementara dan tidak memerlukan penghentian pengobatan dengan L-ornithine L-aspartate. Gejala tersebut akan hilang dengan penurunan dosis atau kecepatan infus.

Interaksi obat:
Tidak ada studi interaksi yang pernah dilakukan. Hingga saat ini interaksi tidak diketahui.

Overdosis:
Gejala intoksikasi dari overdosis L-ornithine L-aspartate belum pernah ditemukan. Kasus overdosis memerlukan pengobatan simtomatik.

Kemasan dan nomor registrasi:
Kotak, 5 ampul @ 10 ml; XXX

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

SIMPAN PADA SUHU DI BAWAH 30° C, TERLINDUNG DARI CAHAYA

HINDARI DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK

Diproduksi oleh:
PT Ferron Par Pharmaceuticals

Cikarang - Indonesia

Untuk:
PT Dexa Medica