Social Activities

  • Sebagai wujud kepedulian lingkungan hidup, Dexa Medica senantiasa turut memberikan dukungan terhadap setiap program pelestarian lingkungan. Sebagaimana yang dilakukan dalam program penanaman mangrove di Desa Pantai Bakti, Kec. Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 20 April 2017.

    Penanaman mangrove tersebut merupakakan bagian dari acara “Jababeka Eco Week: Connecting People to Nature” yang dilaksanakan dari 25-27 April 2017, di Senior Living D’Khayangan, Cikarang Jababeka. Dexa Medica turut berpartisipasi bersama perusahaan lain yang ada di area Jababeka, Cikarang.

    Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat Anang Sudarna mengatakan bahwa ekosistem mangrove rusak karena manusia, yang menyebabkan terjadinya abrasi. “Di Jawa Barat saja ekosistem mangrove sudah tinggal 1.400 hektar saja, padahal lebar pantainya kurang lebih 200km,” jelas Bapak Anang. Beliau mencontohkan di Desa Pantai Bakti, sendiri lebar pantai 8 Km, namun 3 Km diantaranya sudah terkena abrasi. “Sekitar 100-200m daratan sepanjang 3 Km tersebut sudah hilang. Ini perlu penanganan yang serius,” ujarnya.

    Ditambahkannya bahwa sejak tiga tahun lalu, Pemprov Jawa Barat sudah mencanangkan “Jabar Masagi”, yaitu program kerjasama Pemprov Jawa Barat bersama masyarakat, pengusaha dan perguruan tinggi (Masagi) untuk bergandengan tangan agar tercipta sinergi dan tidak jalan sendiri-sendiri.

    “Kalau bergotong-royong dengan hampir 2.000 tenantnya pasti tidaklah berat. Pantai Bekasi sepanjang 35 Km juga tidak semuanya mendesak terkena abrasi. Dan perusahaan yang memiliki kepedulian yang baik, perusahaan itu akan mendapat bonus sebenarnya, karena akan mendapatkan nilai positif di mata pemerintah dan juga pasar,” tutupnya.

    Sementara itu Senior Manager Jababeka Infrastruktur Aris Dwi Cahyo menyatakan bahwa acara hari ini merupakan rangkaian awal dari acara Jababeka Eco Week. “Karena kami ingin menunjukan bahwa tenant Jababeka sangat peduli kepada lingkungan. Target kami 10.000 mangrove bisa ditanam bertahap, dimana sebelumnya sudah kami tanam 1.000 dan di acara ini merupakan simbolis dengan 300 penanaman,” ujarnya.

    Aris menekankan bahwa yang terpenting adalah berkesinambungan, karena menanam mangrove yang sulit adalah pemeliharaannya. “Menanam itu gampang, tapi pemeliharaan membutuhkan partisipasi masyarakat. Umur 2 tahun, mangrove sudah bisa dilepas,” tutupnya. Corporate Communications Dexa Medica